Gencarkan Penindakan Keuangan Ilegal, OJK Blokir Ribuan Rekening

BANGSAONLINE.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin gencar memberantas aktivitas keuangan ilegal dan penipuan daring melalui Satgas PASTI serta Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). 

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyebut sepanjang semester I 2026 pihaknya menerima 22.206 pengaduan terkait entitas ilegal.

“Dari jumlah itu, 19.169 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, sisanya 3.037 pengaduan terkait investasi ilegal,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Sejak 22 November 2024 hingga 30 Juni 2026, IASC mencatat 267.607 laporan masyarakat. Dari laporan tersebut, 443.220 rekening dilaporkan dan 557.751 rekening telah diblokir.

“Jumlah rekening yang diblokir lebih banyak karena adanya pengembangan laporan,” kata Dicky.

Total dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp674,1 miliar, dengan Rp196,93 miliar telah dikembalikan kepada pemilik sah. Selain itu, OJK mencatat 45.311 permintaan layanan resmi, termasuk 39.139 pengaduan, 116 pengaduan berindikasi pelanggaran, dan 1.123 sengketa yang masuk ke LAPS SJK.

Dalam pengawasan perilaku pelaku usaha, OJK menindaklanjuti sejumlah kasus, di antaranya dugaan ketidaksesuaian penagihan oleh PT Anugerah Digital Indonesia (Solusiku).

“OJK telah meminta penyelenggara menghentikan sementara tindakan penagihan yang berpotensi tidak sesuai ketentuan,” ucap Dicky.

Kasus lain adalah dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto, Jawa Tengah, yang melibatkan mantan pegawai Bank Mandiri Taspen. OJK telah memanggil direksi bank untuk meminta penjelasan serta melakukan investigasi bersama kepolisian.

Masyarakat diimbau selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum berinvestasi. OJK juga telah menerbitkan POJK Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan guna mendorong penyampaian informasi yang jelas, akurat, jujur, dan tidak menyesatkan. (rom)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: