Ringkasan Berita
- Polisi Bojonegoro menyelidiki dugaan pelecehan seksual terhadap siswa SMP dalam angkot setelah video aksi tak senonoh oleh penumpang pria viral di media sosial.
- Rekaman video dibuat oleh penumpang lain yang curiga dan melihat korban memberikan gestur minta tolong, namun ia takut menegur dan memilih turun saat kemacetan.
- Kasat Reskrim menyatakan korban telah dimintai keterangan dan pelaku diduga bukan kernet, melainkan penumpang lain, sehingga identitasnya masih diburu.
- Viralnya video memicu perdebatan warganet antara yang menyayangkan kurangnya pertolongan langsung dan yang memahami risiko serta pilihan keselamatan perekam.
BOJONEGORO,BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polres Bojonegoro menyelidiki dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswa laki-laki setingkat SMP di dalam mobil penumpang umum (MPU) atau angkot setelah videonya viral di media sosial.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di Instagram, terlihat tangan seorang pria yang diduga merupakan penumpang angkot melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban yang duduk di sampingnya.
Perekam video mengaku telah berada di dalam angkot sebelum korban naik. Sejak awal, ia merasa curiga dengan gerak-gerik pria tersebut hingga akhirnya memutuskan merekam dugaan aksi pelecehan sebagai bukti.
"Kejadian ini terekam oleh penumpang lain yang naik angkot ini terlebih dahulu sebelum korban. Perekam juga memberikan informasi bahwa korban sempat memberikan gesture seolah minta tolong," tulis keterangan dalam video viral tersebut.










