Wali Kota Malang Kukuhkan Pengurus Purnatugas ASN, Dukung Program Pemerintah

KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Malang mengukuhkan Pengurus Paguyuban Purnatugas Pegawai Pemerintah Kota Malang periode 2026–2031 sebagai upaya memperkuat sinergi dengan para aparatur sipil negara (ASN) yang telah memasuki masa purnatugas.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (23/7/2026).

Pengukuhan kepengurusan periode ketujuh tersebut tidak hanya bersifat seremonial.

Pemerintah Kota Malang menempatkan para purnatugas sebagai mitra strategis yang tetap memiliki peran dalam mendukung pembangunan melalui pengalaman, pengetahuan, dan jejaring yang dimiliki selama mengabdi di pemerintahan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan masa pensiun bukan akhir dari pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, para purnatugas diharapkan menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan berbagai program pembangunan.

"Saya berharap para purnatugas dapat menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kota Malang. Mereka memahami bagaimana roda pemerintahan berjalan, sehingga bisa membantu masyarakat memahami berbagai program pemerintah sekaligus memberikan masukan yang konstruktif," ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, pengalaman panjang yang dimiliki para mantan ASN merupakan aset berharga untuk memperkuat kualitas kebijakan daerah.

Karena itu, ia mendorong seluruh kepala perangkat daerah membuka ruang diskusi dengan para purnatugas agar penyusunan kebijakan tetap memanfaatkan pengalaman birokrasi yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Wahyu juga berharap para purnatugas tetap menjalankan peran sebagai abdi negara di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan kritik dan saran, mereka diharapkan mampu memberikan pendampingan serta membantu menyosialisasikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Malang.

"Kami ingin para purnatugas tidak hanya pensiun secara administratif, tetapi tetap memiliki semangat pengabdian dan memberikan warna positif bagi masyarakat maupun pemerintah," katanya.

Sementara itu, kepengurusan Paguyuban Purnatugas periode 2026–2031 telah menyiapkan sejumlah program yang berfokus pada penguatan solidaritas antaranggota.

Program tersebut meliputi pertemuan rutin, peningkatan kesejahteraan anggota, kegiatan sosial dan wisata, hingga pemberdayaan sesuai minat dan potensi masing-masing, seperti di bidang usaha dan olahraga.

Menutup sambutannya, Wahyu mengajak seluruh pengurus menjadikan paguyuban sebagai organisasi yang aktif, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia optimis pengalaman serta dedikasi para purnatugas akan menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan Kota Malang.

"Paguyuban ini memiliki potensi besar untuk terus menjadi mitra pemerintah. Dengan pengalaman yang dimiliki para anggotanya, saya yakin kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Malang akan terus terwujud," pungkasnya. (dad/van)