Mereka membawa kantong plastik, tas, dan wadah lainnya untuk menampung buah maupun sayuran yang dipetik langsung dari kebun.
Setelah selesai memanen, hasil petikan tersebut ditimbang di sembilan loket kasir yang disediakan panitia sebelum dibeli.
"Seru Mas, saya baru kali ini masuk di buncob Petrokimia Gresik memetik melon dan mencabut sayur sendiri. Buah dan sayuran masih segar karena langsung dipetik dari pohonnya dan dicabut langsung dari tanah," ungkap Anisa (25), warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.
Hal senada disampaikan Rahmat (51), warga Kota Gresik, yang mengaku telah beberapa kali mengikuti panen buah dan sayuran dalam gelaran Petro Agrifood Expo.
"Enak beli buah dan sayur disni Mas, bisa pilih-pilih dan memetik langsung dari pohonnya dan mencabut dari tanah, buah dan sayuran kan masih segar-segar," ungkapnya.
Rahmat mengapresiasi Petrokimia Gresik yang setiap tahun membuka Kebun Percobaan untuk menjadi sarana rekreasi masyarakat.
Ia berharap Petro Agrifood Expo terus diselenggarakan karena tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tetapi juga media edukasi pertanian bagi anak-anak.
"Terima kasih Petrokimia Gresik telah memberikan kami ruang rekreasi keluarga dan edukasi partanian untuk anak-anak," pungkasnya.
Sebelumnya, Petro Agrifood Expo 2026 mengusung tema "Heritage of Agriculture" dan resmi dibuka pada Jumat (24/7/2026).
Sebelumnya, PAE 2026 dengan mengusung tema "Heritage of Agriculture dibuka pada Jumat (24/7/2026) yang dihadiri oleh jajaran Direksi Petrokimia Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan pejabat Forkopimda.
Gelaran PAE 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat- Minggu (24-26/7/2026). Dalam kegiatan ini Petrokimia Gresik selaian memberikan kebebasan masyatakat untuk panen hasil budidaya pertanian, juga menyiapkan stan-stan jualan yang menjual berbagi aneka hasil pertanian dan perkebunan, juga produk-produk yang dihasilkan pabrik pupuk terlengkap di Indonesia timur ini.
Selain itu, Petrokimia Gresik juga menerjunkan petugas untuk memberikan wawasan kepada pengunjung mengenai pertanian mulai dari teknik budidaya, proses pembenihan, pemupukan yang tepat, pola perawatan hingga masa panen. Juga ada pelatihan pembuatan kompos (composting),
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyampaikan bahwa gelaran Petro Agrifood Expo merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi menyeluruh bagi sektor pertanian nasional.
Menurut Adit, sapaan akrabnya, PAE bukan sekadar pameran produk, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai inovasi, teknologi budidaya, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan agroindustri.
"Kami ingin menghadirkan solusi yang dapat membantu petani meningkatkan hasil panen, menekan biaya produksi, serta mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia PAE 2026 Tri Utami menyampaikan, panen bersama ini pihaknya menanam 2.000 buah melon segar berbagi jenis di buncob. Juga aneka sayuran seperti terong, kangkung, sawi dan sayuran segar lain.
"Di buncob ini para pengunjung selain bisa memetik buah melon yang menjadi favorit, dan semangka, kami juga menanam berbagai sayuran segar yang tinggal dicabut (panen),” cetusnya (hud/van)










