KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Kediri terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata berbasis alam.
Setelah memperpanjang jam kunjungan wisata Besuki di kawasan Gunung Wilis, kini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri menyiapkan pembukaan kembali wisata air panas di Gunung Kelud.
Kepala Disparbud Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menyampaikan wisata air panas Kelud ditutup sejak erupsi 2014. Survei lokasi telah dilakukan pekan ini untuk memastikan kesiapan pembukaan kembali.
“Kita telah lakukan survei, potensinya luar biasa sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, termasuk yang pernah datang supaya tertarik datang kembali,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).
Menurut dia, arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menekankan agar potensi wisata Gunung Kelud dan Gunung Wilis ditata serta dimaksimalkan. Survei dilakukan bersama Forkopimcam Ngancar dan komunitas pelaku wisata Kelud.
Salah satu aspek yang dimatangkan adalah keamanan jalur menuju lokasi. Dari area parkir baru, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai titik wisata air panas.
“Kita lihat dulu mana jalur yang bisa dilalui, semoga saja pembukaan wisata air panas ini bisa segera terwujud,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Kediri. (uji/mar)










