GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur YLBH Fajar Trilaksana (FT), Andi Fajar Yulianto, memberikan materi hukum kepada mahasiswa Universitas Gresik (Unigres) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kambingan, Kecamatan Cerme, pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan itu dikemas dalam penyuluhan dan sosialisasi hukum yang juga diikuti perangkat desa, penggerak PKK, karang taruna, serta masyarakat sekitar.
Kepala Desa Kambingan, Iskandar, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya KKN sebagai sarana mahasiswa mengembangkan pemikiran berdasarkan ilmu yang dimiliki.
“Kegiatan ini upaya menumbuhkan, mempercepat, serta mempersiapkan kader pembangunan, sekaligus menambah wawasan mahasiswa agar paham kehidupan desa dengan seluruh persoalannya,” ujarnya.
Ia berterima kasih atas kehadiran narasumber dari YLBH FT. Iskandar menilai, momentum ini tepat untuk memberikan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba dan judi online.
“Keduanya sama-sama dapat merusak sendi kehidupan,” tuturnya.
Dalam paparannya, Direktur YLBH FT menegaskan penyalahgunaan narkotika dan judi online bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi ancaman nyata bagi masa depan keluarga, moral generasi muda, serta ketahanan sosial dan ekonomi desa.
“Mari kita awasi anak-anak, perkuat komunikasi keluarga, bangun kepedulian lingkungan, dan jangan ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika maupun judi online,” paparnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini agar anak-anak memahami nilai kejujuran, amanah, serta batas halal dan haram.
“Ikhtiar ini diharapkan mampu memitigasi ancaman bagi generasi penerus bangsa,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok VI Mahasiswa KKN Unigres menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat bertema 'Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Judi Online: Upaya Mewujudkan Desa Sadar Hukum'. (hud/mar)










