Sambut HUT Ke-81 RI, Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagikan 200 Voucher BBM Gratis

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sidoarjo membagikan 200 voucher bahan bakar minyak (BBM) gratis kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SPBU Jalan Pahlawan, Jumat (7/8/2026).

Sejumlah anggota Pemuda Pancasila Sidoarjo tampil mengenakan kostum ala pejuang kemerdekaan.

Beberapa di antaranya juga mengenakan ikat kepala berwarna merah putih.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo, Mursidi, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya meneladani semangat para pejuang kemerdekaan.

“Jika dulu para pejuang kemerdekaan berkorban harta, jiwa dan raga untuk melawan penjajah dan merebut kemerdekaan, sekarang kami ingin meneruskan dengan semangat berbagi ke masyarakat,” cetus Mursidi didampingi Sekretaris MPC PP Sidoarjo Muhammad Shofi.

Dalam kegiatan tersebut, MPC PP Sidoarjo membagikan 200 voucher BBM gratis.

Setiap voucher bernilai Rp30 ribu.

Berbeda dengan kegiatan serupa sebelumnya, penerima voucher kali ini dapat memilih jenis BBM yang diinginkan, yakni Pertamax atau Pertalite.

Menurut Mursidi, kebijakan itu merupakan hasil evaluasi dari kegiatan sebelumnya karena masyarakat dan pengemudi ojek online lebih mempertimbangkan jumlah liter BBM yang diperoleh.

“Mau Pertalite agar mendapatkan liter lebih banyak atau Pertamax, kami serahkan sepenuhnya ke masyarakat,” tandas Abah Mur, panggilan karib Mursidi.

Ia menambahkan, program pembagian BBM gratis tersebut akan kembali digelar hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami targetkan bisa digelar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Kami ingin terus menggelorakan semangat berbagi ini,” harapnya.

Sementara itu, seorang pengemudi ojek online, Ambarwati, mengaku senang mendapatkan voucher BBM gratis dari Pemuda Pancasila Sidoarjo.

Ia berharap kegiatan serupa kembali digelar agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ya termasuk saya yang kerja jadi Ojol,” cetus warga Buduran ini. (sta/van)