Ringkasan Berita
- Polres Lamongan dan Damkar menangani dua kebakaran terpisah dalam satu hari, Senin (17/8/2026). Kejadian pertama di Dusun Tikung berupa kebakaran rumpun bambu tanpa korban jiwa atau kerugian materiil.
- Kebakaran kedua terjadi di sebuah gudang kosong di Dusun Ngesong, mengakibatkan kerusakan dengan taksiran kerugian materiil sekitar Rp 10 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut.
- Penyebab kebakaran pertama diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Sementara penyebab kebakaran gudang kosong tidak disebutkan dalam laporan.
- Proses pemadaman pada kedua lokasi dilakukan bersama oleh petugas kepolisian dan Damkar, dengan durasi penanganan untuk kebakaran pertama sekitar 1 jam 55 menit.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Personel Polres Lamongan bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menangani dua kebakaran yang terjadi di wilayah berbeda dalam sehari, Senin (17/8/2026).
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya dua kejadian kebakaran tersebut.
“Peristiwa pertama terjadi pada Senin, (17/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, berupa kebakaran rumpun bambu (barongan) di Dusun Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Petugas jaga Polsek Tikung yang menerima laporan warga langsung menghubungi Damkar Lamongan.
Petugas kepolisian bersama Damkar kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 14.55 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa dan tidak ada kerugian materiil. Kebakaran diduga terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah.
“Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB di sebuah gudang bekas/kosong di Dusun Ngesong, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan,” bebernya.
Kebakaran diketahui saat Kapolsek Brondong Iptu Ahmad Zainuddin bersama anggota patroli melihat asap hitam membubung tinggi dari lokasi.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mendapati kebakaran terjadi pada bangunan gudang kosong tersebut.
Petugas selanjutnya menghubungi Damkar dan bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan.
“Akibat kejadian tersebut, gudang kosong mengalami kerusakan dengan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp 10 juta. Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” pungkasnya. (van)










