Prabowo Usulkan M Sardjito Jadi Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas

Ringkasan Berita
  • Presiden Prabowo Subianto mengusulkan M. Sardjito sebagai calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Usulan tersebut disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani setelah menindaklanjuti surat presiden.
  • Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap M. Sardjito akan diproses oleh Komisi XI DPR RI sesuai mekanisme yang berlaku.
  • BMKS ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027, dengan persiapan operasional sedang dimatangkan secara intensif oleh OJK bersama berbagai pihak terkait.
  • OJK telah menetapkan sejumlah mineral dan komoditas yang akan masuk dalam BMKS, namun rinciannya belum diumumkan karena masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden sebagai dasar hukum.
  • Persiapan BMKS melibatkan sinergi antara OJK, BIMS, Danantara, dan pihak terkait lainnya, dengan proses persiapan yang digambarkan sangat luar biasa oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi (Kiki).

JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan M. Sardjito sebagai calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Usulan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani setelah menindaklanjuti surat presiden (supres) yang diterima DPR.

Selanjutnya, uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap M. Sardjito akan diproses oleh Komisi XI DPR RI.

"Pak M. Sardjito yang nantinya akan diproses sesuai dengan mekanismenya di Komisi XI," ujar Puan dalam konferensi pers di DPR seusai Rapat Paripurna, Selasa (18/8/2026).

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mematangkan persiapan operasional BMKS yang ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan persiapan BMKS saat ini dilakukan secara intensif bersama sejumlah pihak, termasuk Danantara dan pihak terkait lainnya.

"Kita sudah meeting secara maraton. Saya merasa persiapan ini sangat luar biasa oleh OJK, kemudian BIMS yang Prof. Bryan, kemudian Danantara juga. Sinerginya sangat luar biasa," ujar wanita yang akrab disapa Kiki usai konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026).

Kiki mengatakan sejumlah mineral dan komoditas yang akan masuk dalam BMKS juga telah ditetapkan.

Namun, dia belum membeberkan rinciannya karena OJK masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar lebih lanjut terkait penyelenggaraan bursa tersebut.