Pemkab Malang Tuntaskan Pembangunan Jembatan Pohbener

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Malang menuntaskan penanganan Jembatan Pohbener di Kecamatan Wagir. Infrastruktur pada ruas jalan kabupaten K1 Mendalanwangi-Sumbersuko kini rampung 100 persen.

Dengan demikian, pembangunan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko terganggunya mobilitas warga saat debit sungai meningkat. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, membenarkan hal itu. 

“Untuk Jembatan Pohbener ini berada di ruas Mendalanwangi-Sumbersuko, melewati Desa Gondowangi. Kondisi eksisting sebelumnya, ketika debit air tinggi, air bisa meluap,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Penanganan tidak hanya memperbaiki jembatan, tetapi juga membenahi sistem aliran air dan konstruksi penunjang di sekitar sungai. Pekerjaan meliputi pemasangan box culvert insitu berdiameter 2 meter, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), serta plat duiker.

Menurut Khairul, konstruksi tersebut dirancang untuk mengendalikan aliran air sekaligus memperkuat area sekitar jembatan. Ia mengatakan, “Penanganannya menggunakan box culvert insitu dengan diameter 2,00 meter, kemudian DPT sungai dan plat duiker.”

Jembatan Pohbener memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antarwilayah, terutama Desa Mendalanwangi dan Gondowangi. Dengan rampungnya pekerjaan, mobilitas warga diharapkan tidak lagi terganggu oleh luapan sungai.

“Manfaat pembangunan ini untuk menghubungkan antar-desa. Mobilitas warga sekitar diharapkan tidak terganggu lagi,” kata Oong, panggilan akrab Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang.

Pemkab Malang menegaskan pembangunan infrastruktur harus menyelesaikan akar persoalan, bukan sekadar memperbaiki kerusakan. Jembatan Pohbener kini diharapkan mampu memberikan akses lebih aman bagi masyarakat, dengan pemeliharaan dan pengawasan berkala menghadapi curah hujan tinggi. (dad/mar)