Festival Mbois Malang Menyala Siap Dibuka, Persiapan Capai 85 Persen

KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Persiapan Festival Mbois Malang Menyala yang berlangsung 21-23 Agustus 2026 di Stadion Gajayana memasuki tahap akhir dengan progres mencapai 85 persen.

Ketua Pelaksana Festival Mbois Malang Menyala, Gedeon Surya Ardi, mengatakan sejumlah pekerjaan masih dikebut menjelang pembukaan acara pada Jumat (21/8/2026).

Pekerjaan tersebut meliputi penyelesaian tenda serta pemasangan berbagai karya dari tim media art yang akan menjadi bagian dari area festival.

“Persiapannya sekarang sudah sekitar 85 persen. Tinggal finishing tenda dan pemasangan karya-karya dari media art,” ujar Surya saat ditemui di Stadion Gajayana, Kamis (20/8/2026).

Suasana menuju pelaksanaan festival juga mulai terasa sejak dua hari terakhir melalui kompetisi mini soccer yang telah memasuki babak penyisihan.

Kompetisi tersebut diikuti peserta dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Tingginya antusiasme peserta menjadi salah satu tanda bahwa rangkaian kegiatan mulai menarik perhatian masyarakat sebelum acara utama dibuka.

Perhatian publik terhadap festival juga terlihat dari sisi digital. Panitia mencatat peningkatan lalu lintas kunjungan situs dan aktivitas media sosial selama masa persiapan.

Kenaikan tersebut berjalan beriringan dengan penjualan tiket yang terus bergerak dari tahap pertama hingga tahap ketiga.

Meski demikian, capaian penjualan tiket secara daring hingga Kamis (20/8/2026) masih belum memenuhi target yang ditetapkan panitia.

Untuk seluruh rangkaian acara selama tiga hari, panitia menargetkan penjualan sebanyak 20.000 tiket. Hingga sehari sebelum pembukaan, tiket yang terjual secara daring masih kurang dari separuh target tersebut.

“Memang belum sesuai dengan target yang kita harapkan. Mungkin kita masih di bawah 50 persen dari target 20.000 tiket untuk tiga hari,” kata Surya.

Panitia tetap menaruh harapan pada penjualan tiket langsung di lokasi untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Tiket on the spot disediakan bagi masyarakat yang belum memiliki akses atau aplikasi BRImo.

Khusus untuk hari pertama, penjualan tiket secara daring telah menembus lebih dari 1.000 tiket. Loket pembelian langsung sekaligus penukaran tiket daring disiapkan di sisi selatan pintu utama venue.

“Kita tidak menutup mata bahwa tidak semua calon pembeli punya BRImo. Karena itu, kita buka ticketing on the spot di lokasi,” jelasnya.

Festival Mbois Malang Menyala juga menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.

Sekitar 150 UMKM akan mengisi area festival dengan beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, retro, hingga literasi.

Seluruh UMKM yang berpartisipasi merupakan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas bisnisnya di kawasan Malang Raya.

“Bisa kita bilang 100 persen konco-konco di Malang,” ujar Surya.

Sementara itu, pembukaan festival pada Jumat (21/8/2026) akan diawali dengan rangkaian kegiatan khusus. Sebelum seremoni pembukaan, panitia menjadwalkan salat Jumat bersama yang rencananya diikuti Gus Isa.

Setelah rangkaian tersebut, opening ceremony akan menjadi penanda dimulainya seluruh agenda utama Festival Mbois Malang Menyala.