Sidosadar Tempo Doeloe Jadi Wadah Kreativitas dan Ekonomi Warga

Ringkasan Berita
  • Acara Sidosadar Tempo Doeloe di RW 05 Kelurahan Kotalama menjadi wadah kebersamaan warga dan ruang pemasaran produk bagi UMKM setempat.
  • Anggota DPRD Sri Mulyana menekankan bahwa kemerdekaan masa kini berarti merdeka dari kemiskinan dan mampu mandiri melalui karya serta penciptaan lapangan kerja.
  • Kegiatan ini diapresiasi sebagai upaya konsisten menjaga tradisi yang produktif untuk mengembangkan kreativitas dan menggerakkan ekonomi lokal, dengan dukungan bagi generasi muda.
  • Ketua RW 05 menyatakan acara ini adalah bukti kekompakan warga dengan semangat Guyuk Rukun Saklawase dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
  • Selain memperingati HUT RI, acara ini bertujuan memperkuat silaturahmi dan menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan harus diperjuangkan melalui kerja, kreativitas, dan kemandirian.

KOTA MALANGBANGSAONLINE.com - Semangat kemerdekaan bergaung di RW 05 Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang. Warga menggelar kegiatan Sidosadar Tempo Doeloe pada Sabtu (29/8/2026) malam sebagai wujud nyata kebersamaan sekaligus ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk.

Acara dibuka anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, Sri Mulyana, yang turut menyapa warga, mencicipi jajanan, dan membeli produk UMKM. Ia menilai kegiatan ini sebagai gambaran kemerdekaan masa kini.

“Kemerdekaan bukan hanya sekadar terbebas dari penjajahan. Tetapi bagaimana kita bisa merdeka dari kemiskinan dan mampu berdiri di kaki sendiri dengan berkarya serta menciptakan pekerjaan sendiri,” ujarnya.

Sri mengapresiasi konsistensi warga menjaga tradisi tersebut sebagai ruang produktif untuk mengembangkan kreativitas dan perputaran ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda.

“Semangat anak-anak muda seperti ini wajib kita dukung. Mereka harus diberikan ruang untuk berkarya dan terlibat dalam membangun lingkungannya,” katanya.

Sebagai anggota dewan, Sri menegaskan komitmennya membuka ruang komunikasi dan mengawal aspirasi masyarakat, terutama program pemberdayaan warga dan penguatan UMKM.

“Pintu kami terbuka. Apa yang bisa saya lakukan untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, Insya Allah akan saya support,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 05, Moch. Soleh Supardi, menyebut kegiatan ini sebagai bukti kekompakan warga melalui semangat Guyuk Rukun Saklawase. Ia mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong menyukseskan acara.

“Ini adalah bukti bahwa warga Sidosadar memiliki satu tekad. Bagaimana kampung ini terus berkiprah, berjaya dan memberikan nilai positif serta kemaslahatan bagi masyarakat,” paparnya.

Selain memperingati HUT ke-81 RI, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan menghadirkan pesan bahwa kemerdekaan harus terus diperjuangkan dengan kerja, kreativitas, dan kemandirian. (dad/mar)