Dapat Dana Puluhan Miliar dari Pusat, Kinerja DPUPR Trenggalek Diapresiasi Komisi III

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Wahyudianto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Trenggalek.

Di tengah kondisi keterbatasan anggaran daerah, DPUPR dinilai sukses melakukan terobosan dengan menggaet suntikan dana miliaran rupiah dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Wahyudianto mengungkapkan, informasi mengenai masuknya kucuran dana pusat tersebut baru diketahui saat pihaknya menggelar rapat evaluasi capaian APBD Induk serta progres perencanaan kegiatan Perubahan APBD (P-APBD) tahun ini.

“PUPR kami acungi jempol dua, karena banyak mendapatkan anggaran dari pusat tanpa terduga-duga. Karena di sisi lain kemarin kita terseok-seok dengan anggaran untuk membangun Trenggalek, tapi alhamdulillah dinas tersebut melakukan terobosan-terobosan sehingga mendapatkan anggaran dari pusat,” ujar Wahyudianto usai memimpin rapat di Aula Gedung DPRD Trenggalek, Jumat (4/9/2026).

Rincian Kucuran Dana dari Pusat

Politikus PDI Perjuangan ini pun membeberkan secara mendetail alokasi anggaran yang berhasil diboyong oleh Dinas PUPR Trenggalek:

  1. Inpres Irigasi Daerah (IID) 2026 (Rp9 Miliar): Dari 12 usulan yang diajukan, sebanyak 6 usulan disetujui pusat. Rinciannya meliputi 4 kegiatan rehabilitasi dan 2 pembangunan saluran irigasi yang tersebar di 6 Daerah Irigasi (DI), yakni DI Bagong, DI Ngasem, DI Mayu, DI Cupuk, DI Bugelan, dan DI Ngepeh.

  2. Pengendalian Banjir (Rp4 Miliar): Dialokasikan khusus untuk penanganan dan pengendalian banjir di aliran Sungai Temon, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.

  3. Normalisasi Sungai (Rp1,4 Miliar): Digunakan untuk pekerjaan normalisasi aliran Sungai Ngasinan hilir dan Sungai Dawung.

  4. Inpres Jalan Daerah (IJD) (Rp35 Miliar): Kucuran dana terbesar ini akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan pada ruas Ngampon–Bendo sepanjang 3 kilometer. Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap verifikasi perencanaan dan diharapkan dapat direalisasikan fisik pembangunannya pada tahun ini.