TUBAN, BANGSAONLINE.com - Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban secara resmi membuka gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 pada Rabu (16/9/2026). Sebanyak 986 mahasiswa baru memadati perhelatan tahunan tersebut.
Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd., menyampaikan bahwa PKKMB kali ini mengusung tema “Bertumbuh, Berkarya, dan Berdampak: Membangun Generasi Unggul pada Era Digital dan Kecerdasan Buatan”. Ajang ini ditargetkan mampu mencetak para mahasiswa yang adaptif dan unggul di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
"Unirow telah menekankan pentingnya mahasiswa sebagai pribadi yang terus bertumbuh, berkarya dan mampu berkontribusi bagi masyarakat," tegas Prof. Warli.
Dalam perinciannya, Rektor menyebutkan total 986 peserta terdiri atas 666 mahasiswa program sarjana (S1), 36 mahasiswa program magister (S2), 148 peserta Pemenuhan Kualifikasi Akademik, serta 136 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurutnya, angka ini menjadi bukti kuatnya kepercayaan publik terhadap mutu pendidikan di Unirow.
Pihak kampus berkomitmen penuh menjawab kepercayan tersebut melalui penyediaan ekosistem akademik yang bermutu tinggi dan berkarakter.
"Unirow juga mendorong mahasiswa supaya tidak sekadar menjadi penonton. Mereka diharapkan mampu menghasilkan karya dengan memanfaatkan berbagai ruang pembelajaran dan kegiatan yang tersedia," tutur Guru Besar bidang Aljabar tersebut.
Selain pembukaan PKKMB, momentum hari itu juga diwarnai dengan peresmian unit usaha kampus bernama Unirow Mart.
Usai meresmikan, Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, menegaskan bahwa Unirow Mart tidak didirikan untuk mematikan UMKM sekitar, melainkan justru ingin tumbuh berdampingan melalui kerja sama yang saling menguntungkan.
"Kita ingin berkembang bersama. Barang-barang yang menjadi usaha utama masyarakat sekitar tidak akan menjadi fokus penjualan Unirow Mart. Potensi yang dimiliki Unirow Mart harus diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota," ujar pria yang akrab disapa Jarwoto ini.
Jarwoto optimistis Unirow Mart bakal memberikan nilai tambah, khususnya sebagai sarana laboratorium wirausaha bagi mahasiswa.
"Unit usaha ini diharapkan dapat menjadi sarana praktik mahasiswa sekaligus wahana pengembangan usaha di lingkungan kampus," pungkasnya. (wan/rev)










