Ringkasan Berita
- Pemerintah Desa Ngimbang, Tuban, mengusulkan kepada Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) agar desanya dijadikan desa binaan untuk mengoptimalkan potensi pertanian jagung dan wisata alam. Usulan disampaikan pada kegiatan Mountain Run Vol 2 yang digelar mahasiswa KKN bersama Pokdarwis.
- Desa Ngimbang merupakan sentra penghasil jagung terbesar di Tuban, namun pemanfaatannya masih terbatas pada biji dan pakan ternak. Limbah bonggol jagung juga kerap menimbulkan masalah lingkungan saat musim hujan.
- Selain pertanian, desa ini memiliki potensi wisata alam Gunung Dingklik yang menawarkan pemandangan sawah dan hutan dari ketinggian. Jalur pendakian telah dilengkapi tangga dan tali pengaman untuk keamanan pengunjung.
- Wakil Rektor 1 Unirow, Anggia Kalista, menyambut baik usulan kemitraan dan menyatakan akan membahasnya dalam rapat pimpinan kampus. Jika disetujui, kolaborasi akan diwujudkan melalui skema penelitian atau pengabdian masyarakat dengan melibatkan dosen sesuai kebutuhan desa.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, melayangkan usulan kepada Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban untuk menjadikan wilayahnya sebagai desa binaan. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi lokal, khususnya sektor pertanian jagung dan destinasi wisata alam.
Kepala Desa Ngimbang, Yayik Achmad Wijaya, menyampaikan harapan tersebut di sela kegiatan Mountain Run Vol 2 yang digagas kelompok mahasiswa KKN 29 Unirow bersama Pokdarwis setempat, Minggu (23/8/2026).
"Semoga Kampus Unirow berkenan menjadi mentor kami dalam mengembangkan potensi yang ada di desa kami," kata Yayik.
Ia memaparkan bahwa Desa Ngimbang—yang berada di dataran tertinggi Kecamatan Palang—merupakan salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Tuban. Kendati demikian, pemanfaatan hasil panen masih terbatas pada biji dan pakan ternak, sementara limbah bonggol jagung kerap memicu masalah saat musim hujan.
"Kami harap Desa Ngimbang bisa menjadi desa binaan Unirow, kami ingin potensi yang ada dikembangkan sehingga menjadi nilai tambah bagi masyarakat," pintanya.
Selain sektor agraris, Desa Ngimbang menyimpan potensi wisata alam Gunung Dingklik yang menawarkan pemandangan hamparan sawah dan hutan dari ketinggian. Jalur menuju puncak telah dilengkapi tangga dan tali pengaman untuk menunjang keamanan pengunjung.
Merespons usulan tersebut, Wakil Rektor 1 Unirow Tuban, Anggia Kalista, M.T., menyambut baik inisiatif kolaborasi dari pemerintah desa setempat.
"Kami terbuka dengan permintaan Kepala Desa Ngimbang untuk menjadi desa binaan Unirow," ucap Anggia.
Ia menegaskan kemitraan perguruan tinggi dan desa sangat strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal. Usulan tersebut selanjutnya akan dibahas dalam forum pimpinan kampus.
"Permintaan ini akan kami bawa ke rapat kerja pimpinan. Setelah ada persetujuan, kami akan menentukan konsep melalui skema penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan dosen yang memiliki kepakaran sesuai yang dibutuhkan Desa Ngimbang," bebernya. (wan/rev)










