NGAWI, BANGSAONLINE.com - Dampak musim kemarau panjang kian meluas dan memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi. Merespons kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ngawi menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih untuk warga Dusun Gagan, Kecamatan Bringin, Rabu (23/9/2026).
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kesulitan mengakses air bersih.
Di lokasi penyaluran, tim GMNI Ngawi mendapati keterbatasan pasokan air telah mengganggu aktivitas harian warga, mulai dari kebutuhan memasak, mandi, hingga bersuci. Bahkan, tak sedikit warga yang terpaksa merogoh kocek untuk membeli air minum dari luar daerah demi memenuhi kebutuhan pokok harian.
Ketua DPC GMNI Ngawi, Maulana Kahanan, menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan komitmen organisasi untuk hadir secara langsung di tengah persoalan rakyat.
“Kami hadir di sini untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus membantu sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika masyarakat mengalami keterbatasan air, sudah semestinya kita ikut hadir dan bergotong royong,” ujar Maulana.
Maulana menambahkan bahwa gerakan ini menjadi momentum penting untuk mengasah kepedulian sosial mahasiswa agar tidak hanya terjebak dalam tatanan wacana.
“Bantuan 10.000 liter air bersih ini mungkin sederhana dan tentu belum menyelesaikan persoalan secara keseluruhan. Namun, kami berharap apa yang kami salurkan hari ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Bagi kami, gerakan mahasiswa tidak hanya berbicara di ruang-ruang diskusi, tetapi juga harus mampu hadir dan mengambil bagian ketika masyarakat menghadapi persoalan,” terangnya.
Ia juga berharap aksi gotong royong ini dapat memantik kepedulian dari berbagai pihak untuk bersama-sama mengulurkan bantuan selama musim kemarau berlangsung.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadapi kondisi kemarau,” pungkasnya.










