Alasan Grand Prix Bahrain 2026 Digelar di Sepang

BANGSAONLINE.com - Formula 1 (F1) Grand Prix Bahrain 2026 resmi dipindahkan ke Malaysia akibat situasi perang di Timur Tengah. Balapan akan berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang pada 2-4 Oktober 2026, namun tetap menggunakan nama resmi Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia.

Semula, balapan Bahrain dijadwalkan pada 10-12 April sebagai seri keempat musim 2026. Namun, F1 dan Federasi Automobil Internasional (FIA) membatalkan agenda Bahrain dan Arab Saudi pada 14 Maret setelah serangan Iran menyasar sejumlah lokasi, termasuk fasilitas bahan bakar di dekat Sirkuit Internasional Bahrain.

Presiden sekaligus CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menyebut keputusan tersebut sebagai langkah tepat demi keamanan. Ia berujar, “Keputusan sulit ini menjadi pilihan yang tepat dalam situasi Timur Tengah saat ini.”

Malaysia kemudian dipilih sebagai tuan rumah pengganti pada pertengahan musim. Sepang dianggap strategis karena berada di antara Grand Prix Azerbaijan dan Singapura, serta memiliki pengalaman panjang menyelenggarakan F1 sejak 1999 hingga 2017.

Meski digelar di Malaysia, nama resmi tetap menggunakan Bahrain melalui kesepakatan antara F1, FIA, serta pemerintah Bahrain dan Malaysia. Gulf Air, maskapai nasional Bahrain, tetap menjadi sponsor utama, sementara penjualan tiket dilakukan melalui situs Bahrain International Circuit.

Balapan di Sepang akan berlangsung selama 56 lap dengan jarak tempuh sekitar 310 kilometer. Sejumlah tim, termasuk Mercedes, menyiapkan paket peningkatan besar untuk menghadapi kembalinya F1 ke Sepang. (rom)