MALANG, BANGSAONLINE.com - Lebih dari 1.500 peserta ambil bagian dalam Lomba Peraturan Baris-Berbaris (LPBB) dan Festival Anak untuk memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 di halaman Kantor Bakorwil III Malang, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan perpaduan disiplin melalui LPBB dan kreativitas lewat Festival Anak. Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar, membuka acara sekaligus menegaskan pentingnya momentum peringatan HUT Jatim bagi generasi muda.
“Peringatan Hari Jadi Jawa Timur harus menjadi momentum untuk membangun optimisme dan semangat generasi muda. Anak-anak harus diberikan ruang untuk belajar, berkompetisi, berkreativitas, sekaligus membangun karakter,” ujarnya.
Kompetisi LPBB diikuti 68 pleton dari kategori SD, SMP, SMA, Purna internal, dan Purna eksternal dengan total sekitar 1.360 peserta. Mereka menunjukkan kekompakan barisan, ketepatan gerakan, serta kedisiplinan dalam mengikuti komando.
Festival Anak diikuti sekitar 150 peserta dengan empat kategori lomba, yakni menyanyi solo, penyiar radio, mewarnai, dan fashion. Ajang ini menjadi wadah anak-anak untuk menyalurkan bakat, membangun keberanian, dan meningkatkan kepercayaan diri.
Asep menegaskan kegiatan seperti LPBB dan Festival Anak bukan sekadar perebutan juara, melainkan sarana pembelajaran karakter di luar ruang kelas.
“Generasi unggul tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik. Mereka juga perlu disiplin, kreatif, percaya diri, mampu bekerja sama, dan memiliki karakter yang kuat,” katanya.
Penyelenggaraan kegiatan ini juga mendukung program Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Cerdas dan Jatim Sehat, dengan menekankan keseimbangan antara prestasi akademik, kreativitas, kedisiplinan, serta lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak. (dad/mar)










