βKita terima saja barangnya (terompet-red) kalau dibongkar jadi rijek kami hanya mengecek bunyinya serta bentuknya sebab sampul Al-Quran dibungkus dengan rapi,β ujar Eko melalui sambungan telepon yang diterima, Senin (28/12).
Lebih lanjut Eko memaparkan pihak Alfamart sudah menarik semua terompet yang sempat meresahkan masyarakat. Dia berjanji akan selektif lagi memilih supplier. βKami akan lebih hati-hati memilih supplier serta akan mengecek barang yang masuk,β tegas Eko.
Terompet tersebut diketahui diijual di minimarket berdasarkan pengamatan warga yang juga tokoh agama Kebondalem, Kendal, Minggu (27/12/2015). Di terompet, ada tulisan "Kementerian Agama RI tahun 2013" dan kaligrafi Arab dengan tulisan lafaz Alquran.
Atas laporan warga, polisi langsung turun tangan. Mereka menyisir sejumlah minimarket untuk mencari barang serupa.










