Saat Said Aqil Gencar Membantah, Dokumen Baru Kerjasama PBNU-Qom Iran Ditemukan

Menurut dia, di Iran rombongan Said Aqil selama 10 hari. ”Dan tuan rumahnya Ali Reza Aarafi (Rektor Jamiah Al-Musthafa Al-Alamiyah ). Dari situ saya keliling ke sana kemari bahkan saya diterima di DPR yang mengurusi Al-Qur’an. MoU itu konsepnya dari kami JQH tapi khusus tentang Al-Qur’an saja, tidak menyangkut tentang perbedaan sunni dan syiah, seperti ubudiah, akidahnya dan lain-lain,” katanya.

Lalu siapa yang tandatangan MoU itu? ”Yang tanda tangan pada MoU adalah Pak Said Aqil Siradj meskipun MoU yang merancang kami. Saya tidak tanda tangan karena saya tidak selevel dengan Ali Reza Aarafi yang sekelas rektor internasional. Maka Ali Reza Aarafi minta agar Said Aqil yang tanda tangan. Tapi MoU itu untuk kami, untuk JQH, tapi akhirnya dibatalkan,” katanya sembari menunjukkan dokomen MOU tersebut.

Juru rekam video yang diterima bangsaonline.com kemudian memotret MoU tersebut. Ternyata MoU itu persis dengan dokumen MoU yang ditemukan KH Kholil Navis di Universitas Al Musthafa Al-Alamiyah Qom Iran yang dimuat bangsaonline.com sebelumnya.

(Baca: Genap 4 tahun, Syech Ali Akbar Minta MoU PBNU-Universitas di Kota Syiah Iran Dicabut)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: