Menhub Terima Usulan Gubernur Jatim Soal Double Track KA Jalur Tengah Surabaya - Madiun

Karena menjadi sentra ekonomi, hampir keseluruhan jalan-jalan arteri di Jatim visi rasio kemacetannya sudah mendekati 1. Artinya, titik-titik kemacetan terjadi di semua ruas jalan arteri di Jatim. Untuk mengurangi beban kepadatan itulah, dibutuhkan pembangunan double track kereta api jalur tengah.

Sejatinya, sejak 2014 pembangunan double track telah dimulai dari Solo menuju Ngawi, sedangkan double track lintas utara Surabaya-Jakarta sudah beroperasi.

“Namun saya usul, double track lintas tengah juga harus dibangun, yaitu Surabaya-Mojokerto-Jombang-Madiun-Solo, jadi pembangunannya jangan dari Solo saja, tapi juga dari sisi timur yaitu Surabaya” tutur Pakde Karwo.

Usulan Pakde Karwo tersebut mendapat tanggapan positif, Menteri Perhubungan RI, Ignasius Johan memberi lampu hijau untuk Pakde Karwo. Terkait pembangunan double track dan keperluan transportasi perkeretaapian, Kementerian Perhubungan RI telah mengalokasikan dana APBN sebesar Rp. 1.252.631.210.000,-


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Menhub Terima Usulan Gubernur Jatim Soal Double Track KA Jalur Tengah Surabaya - Madiun - Halaman 2