Rio Haryanto saat diwawancarai salah satu wartawan usai gagal finish. foto: manor
MELBOURNE, BANGSAONLINE.com - Rio Haryanto gagal mencapai targetnya di seri perdana di Grand Prix Australia, Minggu (20/3), yakni menyelesaikan lomba alias finish. Hal ini terjadi lantaran jet darat Manor Racing mengalami masalah sehingga pembalap Indonesia ini tidak bisa melanjutkan balapan di lap 18.
"Dengan sedih kami mengatakan terpaksa keluar dari balapan. Mobil mengalami masalah driveline sehingga tidak akan restart," demikian tulis tim Manor pada akun resmi mereka.
BACA JUGA:
- McLaren Launching Livery Spesial untuk Balapan ke-1000 di F1 Monako
- Kimi Antonelli Enggan Jemawa Pikirkan Gelar Juara F1, Meski Unggul 43 Poin
- Puji Tim Teknik, Lewis Hamilton Ungkap Alasan Mulai Nyaman di Ferrari: Ini yang Saya Impikan!
- Blunder Ban, Verstappen Tertawakan Strategi McLaren di GP Kanada 2026 yang Gagal
Ini sangat disayangkan terutama ketika masyarakat Indonesia begitu antusias melihat Rio Haryanto tampil di Formula 1. Karena pembalap kelahiran Solo itu adalah satu-satunya putra terbaik tanah air yang berhasil membuat sejarah tampil di ajang balap jet darat.
Padahal selama balapan, Rio sempat berada di posisi 18 di depan Esteban Gutierezz sebelum akhirnya balapan dihentikan sementara lantaran ada kecelakaan hebat yang melibatkan Fernando Alonso dan Gutierrez.
Usai kecelakaan itulah para pembalap harus masuk ke pit karena sirkuit harus dibersihkan dari puing-puing kecelakaan. Nah, saat akan start kembali, mobil Rio tidak tampak di lintasan.
Meski demikian, Rio tetap tersenyum dan mengaku akan mengalihkan perhatiannya pada balapan kedua di Bahrain. "Banyak hal positif untuk mengambil pengalaman di akhir pekan ini. Kami berharap bisa melakukan pertempuran di Bahrain," ucap Rio, saat diwawancarai salah satu wartawan. (sin/via/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




