KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kota Batu mengeluhkan event KWB Super Adventure Trail yang digelar di Minggu (20/3). Sebab, para pengendara motor trail yang ikut dalam event tersebut berseliweran di beberapa jalanan utama Kota Batu. Hal ini menimbulkan suara bising dan mengganggu pengendara jalan umum.
Seperti yang dikeluhkan Darmo warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Bumiaji. Menurutnya, pengendara trail saat melewati jalan-jalan terkesan ugal-ugalan dan seenaknya saja. Seperti saat melewati perkampungan dengan bergerombol dan memainkan gas dengan keras, membuat was-was para warga kampung.
Baca Juga: Pj Wali Kota Batu Tinjau Program Makan Siang dan Susu Gratis di SDN Bumiaji 02
Bahkan, jalan-jalan perkampungan banyak yang rusak di beberapa tempat diduga disebabkan oleh ban motor trail. Darmo berharap agar pihak penyelenggara dalam hal ini Pemerintah Kota Batu lebih bijak dalam membuat sebuah acara.
"Ya harapan kami cuman seperti itu, perhatikan kami. Acara ini hanya untuk beberapa kalangan, namun sangat mengganggu masyarakat luas," keluh Darmo di depan rumahnya, Minggu (20/3).
Di facebook, aksi para pengendara motor trail ini juga dikecam. Seperti di Grup Facebook Aku Cinta Kota Batu (ACKB), banyak komentara miring menanggapi acara trail ini. Seperti Ayas Irfan, yang mengatakan para pengendara trail itu tidak sopan saat berkendara di tengah perkampungan.
Baca Juga: Pemkot Batu dan DPRD Sepakati APBD 2025, Alokasi Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
"Tolong Panitia Penyelenggara lebih bisa mengingatkan para crosser (pengendara motor trail) ugal-ugalan. Hormati warga sekitar kampung yang anda lewati," tulisnya.
Senada, akun bernama Falah Laundry juga geram dengan aksi para crosser itu. "Pak Polisi iki embonge wong akeh seng tanggap pok'o, lek makan korban yokpo dadine," tulis Falah di statusnya yang mendapat apresiasi ratusan komentar.
Perlu diketahui, event akbar ini digagas oleh Pemkot Batu dan dibanjiri ribuan crosser dari beberapa penjuru daerah. Mereka mengikuti ajang KWB Super Adventure Trail yang garis startnya dimulai dari kantor Block Office Pemkot Batu dan finish di tempat yang sama dengan diiringi acara dangdut yang luar biasa.
Baca Juga: Gelar Turnamen Gateball Antarkepala OPD, Pj Aries Ingin Jadi Sport Tourism di Kota Batu
Anehnya, selain beberapa masyarakat, hampir semua warga Batu kurang setuju dengan acara ini. Selain membuat gaduh dan was-was pengguna jalan, banyak jalan protokol yang ditutup hingga menimbulkan macet di beberapa tempat. (lih/thu/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News