Ular piton sepanjang 4 meter jadi obyek selfie. foto: yudi eko purnomo/ BANGSAONLINE
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pagi ini (14/4) Dinas Pertanian dan Peternakan (Disperta) Kota Mojokerto melaunching dua poli hewan dan tumbuhan sekaligus. Dua poli itu yakni Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) dan Klinik Pertanian.
Dan yang menjadi pusat perhatian, komunitas membawa ular piton raksasa untuk diajak selfie.
BACA JUGA:
- Jaga Kamtibmas, Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Tawuran dan Perang Sarung
- Wali Kota Mojokerto Beri Penghargaan Dinas Pendidikan OPD Terbaik Usai Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Wali Kota Mojokerto Dorong Posyandu Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Keluarga
- Wali Kota Mojokerto Dorong Optimalisasi KKMP Semakin Mandiri dan Berkembang
Pada giat yang sama, Wali Kota Mojokerto, Masud Yunus mengajak masyarakat melaksanakan program Gemari (Gemar Makan Ikan). Gemar makan ikan dipercaya dapat menyehatkan dan mencerdaskan karena tingginya kandungan gizi berupa omega 3 yang mendukung daya ingat.
"Puskeswan dan Klinik Pertanian di tangani dua ahli berpengalaman. Yakni Drh Anggraita Putra dan Ir Anggarwati Utami. Kedua ahli berkompeten di bidangnya masing-masing," aku Kadisperta Kota Mojokerto, Happy Dwi Prasetyawan.
Mantan Staf Ahli ini mengungkapkan, pendirian dua klinik ini menjawab perubahan gaya hidup masyarakat. "Gaya hidup masyarakat sekarang berubah. Saat ini banyak yang memelihara hewan dan mereka tergabung dalam berbagai komunitas. Dilatar belakangi kemungkinan adanya penyakit hewan maka kebutuhan pelayanan hewan diperlukan," tambahnya.
Acara ini dihadiri berbagai komunitas hewan seperti ular, kucing, dan biawak. Mereka menunjukkan atraksi bermain ular Sanca sepanjang 4 meter, biawak raksasa, anjing dan kucing persia.
Kehadiran hewan ini dijadikan sejumlah pengunjung untuk foto selfie. Namun ada kalanya pengunjung dibikin kabur lantaran geli melihat Disperta jadi kebun binatang. (yep)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




