Hendak Dimakamkan di Magelang, Keluarga Tolak Jenazah Santoso

"Ya tanggapan keluarga, kalau Santoso itu mati lewat tembak menembak itu karena itu memang sudah jatah Allah. Pihak keluarga sudah merasakan ikhlas. Kalau itu (jenazah Santoso) pihak keluarga tidak menerima, karena masyarakat tidak mendukung. Menolak!" tegas Ahmad Basari, adik sepupu Santoso di Magelang, Jawa Tengah.

Ahmad Basari mengaku jika Santoso terakhir berkunjung ke Kaliangkrik, Magelang pada tahun 1998 lalu dalam rangka silaturahim.

"Itu kalau seingat saya itu sekitar 98. Dalam rangka silaturahmi. Itu yang asli dari rumah sini itu bapaknya, ibunya dari Gendol, Sukomakmur. Gak pernah (ke sini lagi). Iya 98 itu (terakhir berkunjung), jadi saya ga pernah urusan tidak pernah hubungan dari 98 itu. Hubungannya kakak sepupu, saya memanggilnya mas. Kepribadian Santoso, ya dulu itu ya memang ke sini pertama itu istilahnya masih remaja, tapi kurang tahu ya mas, soalnya di sini cuma sebentar. Jarang komunikasi," terangnya.

Namun demikian, pihak keluarga siap melakukan tes DNA jika pihak kepolisian membutuhkan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Hendak Dimakamkan di Magelang, Keluarga Tolak Jenazah Santoso - Halaman 2