Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito memberikan pengarahan anak buahnya sebelum operasi Simpatik Semeru 2017. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masih tinginya angka laka (kecelakaan) di wilayah hukum Polres Gresik beserta jajaran, membuat para petinggi Bhayangkara di kota pudak ini terus berbenah.
Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito turun langsung memimpin operasi Simpatik Semeru 2017, yang dipusatkan di halaman Satlantas, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Rabu (1/3).
BACA JUGA:
- Bareskrim Hentikan Tambang Galian C Diduga Ilegal di Panceng, Polres Gresik Ngaku Tak Dilibatkan
- Nyamar Jadi Polisi Selama 3 Tahun, Preman di Gresik Palak Pedagang Warkop
- Rekening Istri Tersangka Diduga Jadi Penampung Uang Kasus Penipuan ASN, Polisi Dalami Peran RA
- Respons Aduan Warga, Polres Gresik Razia Warung Miras di Lowayu
Sebelum operasi digelar, Kapolres memberikan arahan kepada para anak buahnya agar mengutamakan 3S (Senyum, Sapa dan Salam) saat razia.
Dengan slogan itu, kata Kapolres, petugas diminta memberikan arahan yang baik kepada masyarakat yang terbukti melanggar rambu-rambu lalu lintas.
"Dengan operasi Simpatik Semeru 2017, Polres berharap bisa menyadarkan masyarakat untuk sadar berlalu lintas sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya.
"Kali ini kami menggunakan slogan 'kecelakaan akan merugikan diri sendiri, orang lain dan keluarga'," sambungnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




