Ketua Pokja Industri Kreatif KEIN: SMK Harus Menjadi Solusi Masalah Pengangguran

Beberapa tahun ini, sudah banyak kemajuan dalam upaya meningkatkan minat kewirausahaan. "Tapi pekerjaan rumahnya masih banyak sekali," ujar pria yang berprofesi sebagai konsultan branding ini.

Belum meratanya kehadiran inkubator bisnis untuk pelaku usaha baru, juga menjadi masalah tersendiri. "Karena merintis sendiri, baru gagal 1-2 kali akhirnya (mereka) menyerah. Sebab, tidak ada yang menginkubasi," ungkapnya.

Ipang --panggilan akrabnya- juga mengungkapkan rendahnya rasio wirausahawan dibanding jumlah penduduk Indonesia. "Wirausaha di Indonesia cuma 3,1 persen. Jauh dibanding Malaysia yang mencapai 5 persen dan Singapura 7 persen. Apalagi dibanding Amerika Serikat (12 persen) dan China (10 persen). Betapa kalahnya kita dengan bangsa yang lain," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ipang juga memaparkan kisah sukses yang diraih oleh beberapa SMK di Indonesia. Antara lain SMK NU Banat Kudus dan SMKN 1 Kudus.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: