"Tentu harapan kita Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jasa Abadi ini terus berkembang, sehingga nantinya Desa Gelung tidak lagi mempunyai ketergantungan kepada dana desa," ujar Djasmoto.
Lebih lanjut, Djasmoto mengungkapkan bahwa BUMDes di desanya baru terbentuk di tahun ini, dan masih fokus kepada hasil olahan dan produk unggulan desa. Namun begitu, ke depan pihaknya juga akan mengembangkan wisata yang dikenal dengan 'Pantai Pathek' di desanya.
"Untuk saat ini, kami masih fokus pada produk unggulan dan hasil olahan, tapi rencananya tahun depan kami juga akan mengembangkan potensi yang lain, yaitu potensi wisata seperti pantai pathek, termasuk di dalamnya dengan transportasi wisatanya," ungkapnya.
Pantauan di lapangan, beraneka produk unggulan diperkenalkan dan dijajakan oleh Pemerintah Desa Gelung melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di kegiatan Pasar Ramadhan yang pernah dikunjungi oleh Mentri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia ini. Di antaranya produk olahan berupa rengginang berbagai rasa.









