Bambang Trenggono
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Selisih pendapat antara pelaku seni rontek dengan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, sepertinya terus menghangat. Sejak kemarin, sejumlah pelaku seni telah membuat petisi yang berisi dukungan untuk mempertahankan festival rontek.
"Kemarin dan sampai detik ini sudah mencapai 250-an pelaku seni, termasuk tokoh pemuda dan sejumlah sesepuh yang membubuhkan tanda tangan sebagai bukti masih cintanya mereka terhadap seni rontek yang diimplementasikan dalam festival rontek tersebut," kata Bambang Trenggono, salah seorang pelaku seni di Pacitan, Senin (14/8).
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
Mantan Kabid Pendapatan DPPKA ini mengungkapkan, para pelaku seni tetap getol mempertahankan seni rontek dalam pagelaran festival tiap tahunnya. "Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Itu tekad kami demi pengembangan seni rontek di Pacitan," jelasnya.
Menurut Bambang, selama ini seni rontek sudah terlanjur mendapat tempat di hati masyarakat. Karena itu, ia berharap tidak ada pihak yang menghalang-halangi, apalagi menghambat dengan dalih pemborosan anggaran.
"Selama ini, justru banyak sumbangsih dari masyarakat secara suka rela. Beri kami ruang gerak yang cukup agar kami bisa lebih berkreasi. Terlebih, seni rontek ini sudah mulai dikembangkan di Sumatera sebagai pengiring seni tari pencak silat. Malah seni yang diciptakan putra daerah Pacitan itu akan dikembangkan sampai ke Brunei Darusalam," beber Bambang.
Soal bergulirnya opini miring adanya pemborosan anggaran, Bambang tidak sepaham. Kata dia, masih banyak kegiatan-kegiatan di luar rontek yang menyedot dana APBD begitu besar. Bahkan output dan outcome-nya tak jelas.
"Kami tetap melawan terhadap pemikiran pihak-pihak yang sengaja akan menghambat seni rontek di Pacitan," tegas Bambang. (yun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




