BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami

BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami Ilustrasi. Foto: Ist

BANGSAONLINE.com - Kalaksa BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengimbau masyarakat untuk menjauhi area pantai saat terjadi gempa besar sebagai langkah antisipasi potensi tsunami. Ia menegaskan, masyarakat hanya memiliki waktu 20 menit untuk menyelamatkan diri setelah gempa. 

“Ingat, bapak/ibu sekalian, Kabupaten Pacitan hanya memiliki golden time 20 menit untuk menyelamatkan diri ketika suatu saat, gempa itu disusul oleh potensi tsunami,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Erwin menambahkan, waktu tersebut harus dimanfaatkan untuk segera menuju tempat lebih tinggi. 

“Kita memiliki dua puluh menit untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi, di atas 20 meter dari permukaan laut, sebagaimana yang dikomunikasikan oleh BMKG,” katanya.

Selain itu, ia meminta masyarakat memeriksa kondisi rumah setelah diguncang gempa. 

“Kami berharap pada seluruh warga masyarakat Pacitan, mulai pagi ini untuk mengecek kembali rumah masing-masing. Manakala ada kerusakan, silakan dilakukan perbaikan untuk penguatan bangunan yang ada di rumah kita,” paparnya.

Erwin juga mengingatkan agar kewaspadaan ditingkatkan karena eskalasi gempa akhir-akhir ini meningkat pesat akibat 3 sesar aktif di wilayah selatan Pacitan. 

Ia berharap, masyarakat memiliki pengetahuan kebencanaan sehingga mampu menyelamatkan diri ketika bencana terjadi. (rom)