Dahlan Iskan
Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang mana? Kalau perorangan, siapa?
Saya sudah berusaha bertanya. Ke sana ke mari. Tapi gagal info. Sudah ke Google juga. Belum dapat jawaban memuaskan. Mungkin saya kurang gigih.
BACA JUGA:
- Tak Confidence karena Tak Bisa Bahasa Inggris, Dahlan Iskan Kirim Anak sejak Kecil ke Amerika
- Dahlan Iskan Pernah Tak Naik Kelas karena Sibuk Manggung Ikut Orkes
- Keren! Bahas Financial Freedom, Dahlan Iskan Tampil Energik di Depan Santri MBI Amanatul Ummah
- Dahlan Iskan Kunjungi Kota Pudak, Wakil Bupati Gresik Jabarkan Pelbagai Potensi Lokal
Ceritanya begini, bulan Agustus lalu istilah 'Indonesia Emas 2045' itu saya temukan di beberapa kampus. Bulan itu saya sering diundang untuk jadi pembicara seminar dengan topik 'Indonesia Emas 2045'. Di Universitas Airlangga, ITS, UIN Sunan Ampel. Juga saat diundang seminar yang diadakan BEM Universitas Indonesia.
Di tempat-tempat itu pun saya bertanya, siapakah penggagas Indonesia Emas itu? Tidak menemukan jawabnya. Panitianya pun saya tanya: siapa pencetus istilah tersebut? Tidak tahu.
Saya sungguh kepo. Saya begitu ingin mendapat penjelasan ini: Apa yang dimaksud Indonesia Emas 2045? Wujudnya seperti apa? Cara mencapainya bagaimana? Programnya apa?
Tentu saya tahu ini: di tahun 2045 itu Indonesia berumur 100 tahun. Angka keramat. Hanya itu.
Adakah keinginan pencipta istilah tersebut Indonesia 'sudah' adil makmur di tahun itu? Atau 'baru' adil makmur 27 tahun lagi itu?
Kalau iya, tanda-tandanya apa? Gejalanya seperti apa? Yang utama: roadmap menuju adil makmur itu seperti apa?
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




