SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Provinsi Jatim menggelar pemeriksaan telinga secara gratis pada anak-anak, di TK Kartini, Jl. Kutisari IV No. 27, Surabaya, Sabtu (10/3). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendengaran Nasional ini merupakan bentuk kepedulian pada kesehatan telinga, khususnya anak-anak.
Ketua Pelaksana Harian/Plh TK Kartini Ny. Sri Mulyani Benny S mengatakan, acara yang berlangsung pada pagi hari ini menyasar peserta anak-anak, dengan jumlah total 19 anak. Kegiatan pemeriksaan ini bisa berlangsung berkat kerjasama dengan klinik THT RSUD dr Soetomo.
BACA JUGA:
- Puncak HUT ke-26 DWP Kota Pasuruan, Perkuat Peran Perempuan Songsong Indonesia Emas 2045
- Dharma Wanita Diskominfo Sumenep dan BNNK Gelar Sosialisasi P4GN
- Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Pertemuan Rutin TP PKK, DWP, Perwosi, dan GOW se-Bakorwil I Madiun
- Hadiri Halal Bihalal SLB DWP Pare, Mbak Cicha Kagumi Murid Tunanetra Mainkan Keyboard Sambil Nyanyi
“Kami memanfaatkan kerjasama dengan RSUD dr Soetomo khususnya dalam program bersih-bersih telinga bagi anak-anak TK yang berada di naungan yayasan DWP Setdaprov Jatim,” terangnya.
Menurutnya, melalui pemeriksaan pendengaran secara dini pada anak-anak maka akan bisa segera diantisipasi jika ditemukan masalah. Dengan demikian, gangguan-gangguan pendengaran yang bisa memberikan dampak sosial bagi penderita dapat terkurangi atau bahkan tereliminasi.
“Kalau jaman dulu ketika ada anak tuna rungu maka tidak akan ada langkah lanjutan. Namun, sekarang dengan makin berkembangnya kedokteran maka anak bisa menggunakan alat bantu dengan sejak dini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, pemeriksaan telinga gratis ini sudah dilaksanakan untuk yang kedua kalinya. Kedepan, pihaknya berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan dijadikan agenda rutin.
“Ini merupakan bentuk pengabdian persatuan dokter-dokter THT yang tergabung dalam Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian/PGPKT kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan pemeriksaan telinga ini melibatkan dua orang dokter PPDS THT RSUD dr Soetomo, dr. Evan dan dr. Kodri. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




