Penyair celurit emas Zawawi Imron membisiki calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak saat acara seminar nasional bertema Masyarakat Madura Pasca Jembatan Suramadu di Sumenep Madura, Senin (2/4/2018). foto: istimewa/bangsonline.com
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Calon wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Emil Dardak berbicara tentang masa depan Madura di depan ratusan masyarakat Madura dalam acara seminar nasional bertema "Masyarakat Madura Pasca Jembatan Suramadu" di Hotel Utami Sumekar, Sumenep, Senin 2 April 2018.
Hadir juga narasumber Dr KH Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto, Fandi Utomo (anggota DPR RI Fraksi Demokrat) dan budayawan Zawawi Imron yang identik dengan sebutan Sang Celurit Emas.
BACA JUGA:
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Polemik Survei di Tuban, Wagub Jatim Minta Sinkronisasi Data Kemiskinan BPS dan Pemkab
- Baguss Gelar Santunan Anak Yatim Syukuran Setahun Khofifah-Emil
- Jatim-Inggris Bahas LRT Surabaya dan Penguatan Kampus Kelas Dunia di KEK Singosari
Dalam seminar ini orang nomor satu di Trenggalek menjelaskan konsepsi pembangunan masa depan Madura.
Menurut dia, Madura dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Timur lebih diberkahi oleh sumber daya energi yang sangat besar. Ia mencontohkan salah satu Kabupaten Sumenep yang memiliki PDRB 22 triliun, dan 8 triliun dari nilai tersebut berasal dari sumber daya energi.
"Inilah sebenarnya yang menjadi berkah bagi Madura. Ada yang berpikir Madura itu miskin, siapa bilang. Padahal Sumenep sendiri saja PDRB-nya 22 triliun. Makanya jangan sampai mendengar kata 1 triliun saja untuk Madura sudah merasa luar biasa. Jika hanya angka-angka saja kita lempar begitu saja tapi kita tidak mengetahui benar situasi dan konteks dari Madura ini bahaya," paparnya dihadapan audiens.
Suami artis Arumi Bachsin juga menuturkan melihat lokasi Madura yang sangat dekat dengan Samudera Pasifik maka mau tidak mau masa depan Madura adalah Maritim karena sisi utara Madura tidak terlalu subur daripada selatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




