
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Pasuruan menyelenggarakan Musyawarah II bertempat di ruang pertemuan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Jalan Sultan Agung Nomor 28, Rabu (27/3). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Drs. H. Bahrul Ulum, M.M, serta dihadiri Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya, sejumlah Kepala OPD, Plt Ketua PWRI Kota Pasuruan beserta jajarannya, pengurus PWRI Kecamatan, dan undangan lain.
"Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingg-tingginya atas terselenggaranya musyawarah II PWRI Kota Pasuruan. Pemerintah Kota Pasuruan berharap adanya kerja sama yang sinergis dengan PWRI Kota Pasuruan untuk membangun Kota Pasuruan yang lebih maju dan masyarakat bisa lebih sejahtera. Mudah-mudahan PWRI terus mengabdi, tetap sehat, panjang umur dan barokah. Selamat bermusyawarah, semoga sukses," ujar Sekda saat membuka acara.
Menurut Ketua Panitia Musyawarah II PWRI Kota Pasuruan, Drs. Supriyono AD, Musyawarah II ini diselenggarakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWRI tahun 2016.
Adapun maksud dilaksanakannya musyawarah II PWRI ini, kata Supriyono, untuk memenuhi kewajiban dan tuntutan organisasi yang masa bakti pengurusnya sudah habis. Untuk itu, musyawarah ini wajib diselenggarakan sebagai musyawarah tertinggi dalam organisasi.
"Musyawarah ini untuk menetapkan ketua beserta anggota pengurus PWRI Kota Pasuruan masa bakti 2019-2023 dan mengesahkan rencana program kerja masa bakti 2019-2023. Jumlah peserta 43 orang terdiri dari 18 orang pengurus PWRI Kota Pasuruan, 20 orang utusan dari pengurus Kecamatan se-Kota Pasuruan, serta 5 orang utusan dari pengurus unit Kemenag Kota Pasuruan," bebernya. (ard/rev)