“Meningkatkan Produktivitas Gula Jelang Bulan Ramadhan,” imbuh Sumitro dalam diskusi yang digelar Jalan Media Communication (JMC) ini
Dijabarkan Sumitro, dari 3 juta ton gula impor yang lebih itu dijual ke pasar tradisional dengan harga murah. Sehingga, kondisi ini menggerus gula lokal yang diproduksi oleh petani Tanah Air.
“Karena gula impor berlebih, maka dijual ke pasar tradisional. Dijualnya pun dengan harga murah di bawah harga dari gula lokal yang dihasilkan oleh petani kita. Hal ini yang akan membuat petani Tanah Air merugi,” jelasnya.
Diakui Sumitro, impor masih dibutuhkan karena produksi dalam negeri juga belum bisa menutupi tingkat konsumsi masyarakat.
TAGS:Ekonomi










