Atasi Depresi Warga Binaan, Lapas Klas IIA Pamekasan Gandeng Psikolog Unmer Malang

Untuk itu, adanya pendidikan psikologi juga berperan penting untuk mendidik warga binaan agar bisa berpikir dan mandiri.

“Setelah menjalani masa hukuman di dalam penjara, sebagaian warga binaan bingung untuk bekerja sebagai apa. Nah, dengan adanya pendidikan ini, juga membantu warga binaan menemukan bakatnya yang sesungguhnya. Supaya nantinya juga mereka lebih mandiri lagi,” ujar Hanafi.

Hanafi juga menjelaskan, pendidikan psikologi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan mental para warga binaan ketika akan pulang.

"Karena nanti ketika mereka pulang, akan ada hukum moral yang harus mereka hadapi. Bagaimana dengan anggapan masyarakat yang dianggap orang tidak baik setelah keluar dari penjara, dan mengenai ekonominya juga seperti apa yang harus mereka hadapi. Nah di situlah peran psikologi ini untuk menguatkan mental mereka," ujar Kalapas yang merupakan putra asli Pamekasan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Atasi Depresi Warga Binaan, Lapas Klas IIA Pamekasan Gandeng Psikolog Unmer Malang - Halaman 2