“Para guru dan tenaga kependidikan yang terbaik di tingkat provinsi, sekarang akan berjuang di tingkat nasional. Ketika mendapatkan apresiasi, harus menjadi referensi bagi yang lain,” ujar orang nomor satu di Jatim.
Ia menjelaskan, dengan menjadi referensi, maka orang lain bisa mengetahui mengenai standar guru atau tenaga kependidikan. Mereka harus siap menjadi mentor atau tutor bagi yang lain.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga menyampaikan, tugas guru saat ini berat karena berhadapan dengan digitalisasi informasi dan teknologi yang dahsyat. Perkembangan ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas guru secara kontinyu.
“Banyak hal yang mengalami percepatan perubahan inovasi dan teknologi yang luar biasa, termasuk di dalamnya metode belajar - mengajar,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.









