Dua warga Probolinggo korban tragedi Wamena mendapatkan bantuan dari ACT.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jember memberikan perhatian khusus terhadap para korban tragedi kerusuhan di Wamena, Papua. ACT Jember mendatangi dua korban tragedi kemanusiaan untuk memberikan santunan kematian terhadap dua korban di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
Dani Ardissa, perwakilan ACT Jember menjelaskan kedua keluarga sudah ikhlas atas kejadian ini dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.
BACA JUGA:
- KONI Kabupaten Probolinggo Cairkan Reward Rp1,1 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim
“Kedua keluarga nampak ikhlas dan memaafkan, alhamdulillah. Pada takziah ini, kami turut menyampaikan santunan kepada keluarga korban, amanah dari para dermawan. Semoga santunan ini dapat meringankan duka dan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Dani dari Tim ACT Jember.
Dani menambahkan, warga Kecamatan Leces yang berada di Wamena saat ini ada 200 orang. Sementara keseluruhan warga Probolinggo yang ada di Wamena sekitar 500 jiwa. Beberapa di antara mereka masih mengungsi karena keterbatasan dana untuk pulang ke kampung halaman.
Kedua warga Leces yang mendapat perhatian ACT itu adalah Sofyan (29) dan Subhan (38), yang bekerja sebagai pengemudi ojek di Wamena.
Sambil terisak, istri Sofyan, Rohena, menceritakan kejadian saat ia kebingungan mencari suaminya tanpa bekal apapun karena semua harta benda telah terbakar. Dengan berbekal informasi dari teman suaminya, Rohena meminta bantuan petugas untuk mencari suaminya di rumah sakit yang ada di Wamena. Sesampainya di rumah sakit, Rohena sudah melihat suaminya meninggal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




