"Saya ingin menyelesaikan masalah ini secepatnya, termasuk ingin menerima keluhan dan aspirasinya, meski mereka ingin memutasikan kepala sekolah," tandasnya.
Dari hasil pertemuan yang telah dilakukan, Pemkab Nganjuk meminta masukan tertulis, baik dari pihak kepala sekolah, guru, dan pelajar SMKN 2 sendiri.
"Saya sudah menerima hasil catatan para pelajar dan akan kita pelajari dan akan saya agendakan untuk pertemuan kedua, yaitu hasil putusan yang akan diambil nantinya," tegas Marhaen.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga memberikan kesempatan kepada perwakilan aksi demo untuk menyampaikan unek-unek, diwakili oleh siswi atas nama Diyah. Menurut Diyah, dirinya mewakili para siswa dan siswi lainnya menghendaki agar Kepala Sekolah Yatini bisa dipindahj ke tempat lain.









