UHC Awards 2026 yang diterima Pemkab Nganjuk.
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Nganjuk menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 atas keberhasilannya memperluas akses layanan kesehatan melalui program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro.
Handy menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Nganjuk dalam memberikan perlindungan kesehatan merata bagi masyarakat. Saat ini, cakupan peserta JKN di Nganjuk telah mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan sebesar 80 persen.
“Nganjuk sudah punya 98% masyarakatnya yang sudah terjamin kesehatannya, lebih dari 1 juta masyarakat kabupaten Nganjuk sudah terjamin kesehatannya,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Ia menambahkan, Pemkab Nganjuk berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar manfaat program JKN semakin dirasakan warga.
“Mudah-mudahan terus lebih baik lagi untuk Nganjuk yang melesat, semuanya sudah gratis, silakan berobat ke faskes-faskes terdekat untuk mendapatkan fasilitas yang terbaik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa, namun tantangan kita belum selesai. BPJS Kesehatan akan terus bekerja sama dengan Pemkab Nganjuk untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga dan setiap peserta bisa mendapatkan akses kesehatan yang mudah," paparnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kepesertaan JKN mereka tetap aktif, agar bisa memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya.
Salah satu peserta JKN, Catur Prasetyo Hartanto (39), warga Desa Bogo, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Terdaftar dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh Pemkab, ia merasakan kepedulian nyata pemerintah dalam menyediakan akses kesehatan.
“Saya sangat bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta aktif JKN berkat bantuan iuran dari pemerintah daerah. Kami yang kesulitan membayar biaya kesehatan sangat terbantu dengan adanya program JKN," akunya.
"Ketika saya sakit atau membutuhkan pemeriksaan kesehatan, saya tidak lagi khawatir dengan biaya yang tinggi. Saya berharap Program JKN ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, seperti saya,” imbuhnya. (bam/mar)






