Tim berangkat melakukan pemantauan ke titik api.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lereng Gunung Argopuro, Jember, Jawa Timur, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember menemukan titik api seluas 10 kali lapangan bola. Penemuan lokasi titik api diketahui oleh Tim 2 yang berangkat sejak Minggu (20/10/2019), melalui jalur Ketajek, Desa Suci, Kecamatan Panti.
"Penemuan titik api tersebut, dilaporkan sekitar pukul 12.15 WIB di titik koordinat 08°02'19.45"S 113°36'17.46"E (1694 mdpl) sampai koordinat 08°02'08.27"S 113°36'16.28"E (1750 mdpl). Kalau dilihat dari peta tidak jauh dari Cikasur," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi wartawan di Mako Pusdalops BPBD Jember, Senin (21/10/2019) sore.
BACA JUGA:
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Ombudsman RI Tetapkan Jember sebagai 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Layanan Publik
Upaya yang dilakukan dengan penemuan titik api tersebut, tim yang terdiri dari sekitar 6 orang memadamkan api dengan alat seadanya.
"Namun demikian, kami sudah melaporkan hal ini ke pimpinan dan merekomendasikan untuk memadamkan api menggunakan heli karena akses yang sulit dijangkau," ungkapnya.
Selanjutnya, tim melakukan pemantauan sembari mengamati titik api tersebut. "Menurut komunikasi kami dengan HT, tim kondisi sehat dan terus memantau kondisi yang ada. Kami pun berharap segera turun hujan agar api pun juga padam," ujarnya.
"Untuk tim yang menjangkau titik tertinggi ini, membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 3 hari, dengan berjalan kaki," sambungnya. (jbr1/yud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




