Dengan terbitnya Perpres No 80 Tahun 2019, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah berupaya penuh dalam merealisasikannya. Khofifah menyampaikan bahwa perlu ada strong partnership dari semua pihak guna mencapai realisasi yang diharapkan.
“Strong partnership diantara seluruh pelaku mulai lembaga perbankkan, dunia usaha dan industri, sinergitas secara vertikal dengan pemerintah pusat dan pemkab/ pemkot maupun secara horisontal dengan akademisi dan elemen strategis lainnya ,” ujar Khofifah.
Sebagaimana disebutkan dalam lampiran Perpres Nomor 80 Tahun 2019 ada sebanyak lima kawasan proyek yang akan direalisasikan di Jawa Timur. Yang pertama ada kawasan Gerbangkertosusila. Di kawasan ini total ada sebanyak 77 proyek yang akan dikerjakan. Dengan total nilai investasi proyek Rp 163,1 trilliun.
Kemudian juga proyek kawasan Madura dan Kepulauan, dengan total ada 26 titik proyek dengan nilai investasi Rp 12,98 trilliun. Lalu juga ada pengembangan kawasan Bromo Tengger Semeru yang memiliki sebanyak 47 proyek dengan nilai invastasi Rp 38,07 trilliun.










