Ia juga menambahkan, dengan adanya penerbangan langsung Surabaya-Jeddah yang menggunakan pesawat jenis airbus dapat menampung lebih banyak penumpang. Sehingga kondisi tersebut akan berdampak pada biaya penerbangan itu sendiri.
“Kami optimis, ini pesawat wide body, artinya tidak lagi transit, langsung dan tentunya di situ lah biaya bisa dibuat lebih kompetitif, daya tampungnya banyak,” imbuhnya.
Emil Dardak juga optimis terhadap respons positif dari pelaku usaha travel, khususnya umroh di Jatim. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk di Jatim yang mencapai 40 juta jiwa didukung fasilitas low cost dipastikan akan berpengaruh pada peningkatan jumlah masyarakat Jatim yang ingin melakukan ibadah umroh.
“Kami yakin travel umroh yang ada di Jawa Timur siap menyambut dengan paket-paket yang lebih terjangkau, lebih kompetitif lagi,” jelasnya.










