Namun, satu orang yang sudah lama tidak terlihat di tempat itu adalah Dos Santos, sekarang wanita terkaya di Afrika. Sang pemilik.
Para kritikus menuduh kekayaannya yang sangat besar didapat dari korupsi nepotisme yang melukai begitu banyak negara Afrika. Dos Santos (46), menegaskan kekayaannya adalah hasil dari kerja keras dan ketajaman bisnis, dan para pendukungnya mengatakan kisah suksesnya adalah inspirasi, terutama bagi perempuan Afrika.
Tepatnya, bagaimana Dos Santos menghasilkan begitu banyak uang, adalah subjek pengawasan yang meningkat. Jaksa penuntut Angola melancarkan investigasi kriminal atas tindakannya saat memimpin perusahaan minyak negara, Sonangol, pada bulan September.
Tiga minggu lalu, dalam langkah terpisah, Jaksa Agung negara itu mengumumkan pembekuan aset Dos Santos dan suaminya, Sindika Dokolo. Jaksa Agung mengklaim hubungan mereka dengan perusahaan minyak dan berlian milik negara, telah menyebabkan kebocoran uang negara senilai Rp 13,6 biliun.










