BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tahun ini Pemerintah Kota Blitar tidak akan menggelar peringatan hari jadi. Secara resmi Pemkot telah membatalkan seluruh rangkaian peringatan hari jadi ke-114 tahun 2020 ini dan menggeser semua anggarannya untuk penanganan virus Corona (Covid-19).
"Semua anggaran yang fokusnya ke hari jadi kita alihkan ke penanganan Covid-19. Upaya kita menangani wabah ini secara tuntas lebih penting. Selain itu, sebagian besar kegiatan peringatan hari jadi yang banyak mengumpulkan massa," ungkap Plt Wali Kota Blitar, Santoso, Selasa (31/3/2020).
Baca Juga: KPU Respons Laporan Warga ke Bawaslu soal Loloskan Mantan Napi Jadi Calon Wali Kota Blitar
Santoso mengatakan, total anggaran peringatan hari jadi Kota Blitar yang akan dialihkan untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 15 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk pengadaan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis, masker, hand sanitizer, serta cairan disinfektan.
"Kita upayakan untuk bisa mendapatkan berbagai macam kebutuhan tenaga medis baik itu APD, masker, hand sanitizer maupun cairan disinfektan. Karena sekarang masalahnya anggaran ada namun barang susah didapatkan. Namun akan terus kita upayakan," jelasnya.
Anggaran itu nantinya juga akan digunakan untuk mengantisipasi dampak ekonomi masyarakat Kota Blitar akibat virus Corona. Pemkot Blitar akan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah virus Corona.
Baca Juga: Jelang Pilwali Blitar 2024, KPU Lakukan Sortir dan Lipat Kotak Suara
"Semua elemen masyarakat Kota Blitar yang terdampak dengan kondisi sekarang ini akan kita sisir dan kita data, kemudian kami beri bantuan sembako. Misalnya saja para buruh yang tidak bisa kerja, serta para pedagang kaki lima dan tukang becak di lokasi wisata yang ditutup sementara," imbuhnya.
Hari Jadi Kota Blitar diperingati tiap 1 April. Pemkot Blitar biasanya menggelar rangkaian kegiatan selama sebulan untuk merayakan peringatan hari jadi. Di antara agenda yang paling ditunggu warga Kota Blitar adalah Pawai Budaya dan Bazar Blitar Djadoel. (ina/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News