“Sebelumnya sudah kami sosialisasikan. Terutama kepada pengurus masjid dan musala,” katanya.
Untuk memastikan warga tidak membuang limbah hewan kurban sembarangan, DLH Kota Surabaya menyebar petugas untuk melakukan pemantauan. Terutama masjid atau musala yang dekat dengan sungai.
“Kita sebar 152 orang petugas seluruh Surabaya untuk melakukan pemantauan. Terutama masjid atau musala yang berada dekat sungai,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar melakukan penggalian pada tanah sebagai tempat untuk pembuangan limbah dari pemotongan hewan kurban tersebut. Sehingga setelah selesai, tanah galian tersebut bisa ditutup kembali.
TAGS:Idul Adha Surabaya








