Warga Banyuwangi Menolak Istrinya Dimakamkan secara Covid-19, karena Dua Kali Tes Swab Negatif

"Ini juga bisa dibuat pembelajaran kepada masyarakat, jika punya dasar bukti yang kuat, jangan takut untuk menolak," ujarnya.

Sedangkan Yunus yang kerap dijuluki Macan Blambangan itu tergerak hatinya untuk mendampingi penjemputan jenazah istri Giwat, setelah mendengar kronologi meninggalnya yang diceritakan langsung oleh Giwat yang belum pernah dikenalinya lewat telepon selulernya.

"Meski saya belum pernah kenal, tetapi saya terpanggil mendampingi pak Giwat karena istrinya ini memang meninggal karena bukan Covid-19, melainkan sakit komplikasi. Buktinya dua kali dites swab negatif," kata Yunus.

Sementara dr. Indah Sri Lestari, Direktur RSUD Blambangan mengatakan, meski jenazah istri Giwat tersebut tidak dikuburkan seperti pemulasaraan jenazah pada umumnya, namun prosesi kremasi jenazahnya tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: