Selasa, 01 Desember 2020 06:50

Masih Ada yang Bandel Tidak Pakai Masker, 9 Orang Terjaring Operasi Yustisi

Senin, 19 Oktober 2020 07:17 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Muji Harjita
Masih Ada yang Bandel Tidak Pakai Masker, 9 Orang Terjaring Operasi Yustisi
Petugas gabungan saat memintai keterangan pengunjung kafe. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Meski Pemerintah telah gencar melakukan sosialisasi dan penegakan Perda Provinsi Jatim Nomor 2 tahun 2020 dan Perwali Kota Kediri Nomor 32 tahun 2020 di Wilayah Kota Kediri, namun masih saja ada warga yang bandel tidak menerapkan protokol kesehatan. Seperti, tidak pakai masker dan tidak jaga jarak ketika berada di luar rumah. Akibatnya, mereka harus berurusan dengan petugas gabungan dan pengadilan.

Nur Khamid, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri menjelaskan pihaknya kembali menggelar Operasi Yustisi Penegakan Perda Provinsi Jatim Nomor 2 tahun 2020 dan Perwali Kota Kediri Nomor 32 tahun 2020, Minggu (18/10) malam mulai pukul 20.00 WIB. Operasi dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Kota Kediri.

"Operasi Yustisi dipimpin oleh Bapak M. Ferry Djatmiko, selaku Plt. Kasatpol PP Kota Kediri yang diikuti oleh 50 Personil Gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP sendiri," kata Nur Khamid, Senin (19/10).

Menurut Nur Khamid, titik sasaran operasi yustisi adalah Warung Kahfi di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri.

Di tempat ini, petugas mendapati 4 orang pengunjung yang tidak membawa masker yang selanjutnya dilakukan penindakan yustisi. Mereka akan disidangkan di PN Kota Kediri, Senin (26/10) depan.

Operasi kemudian dilanjutkan ke Cafe D'WIF di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Ngronggo. Di tempat ini, didapati 6 orang pengunjung yang tidak menjaga jarak (physical distancing). Dari 6 pelanggar itu, 5 orang dilakukan penindakan yustisi, dan 1 orang sanksi tertulis.

"Jadi jumlah keseluruhan pelanggar yang terjaring operasi berjumlah 9 orang dengan rincian penindakan yustisi 8 orang, dan teguran tertulis 1 orang. Sedangkan untuk jumlah penindakan yustisi yang akan mengikuti sidang pada Senin, 26 Oktober 2020 depan berjumlah 29 orang," pungkas Nur Khamid. (uji/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...