"Kami sengaja tempatkan wall boulder ini di tengah kota dengan instruktur berkompeten selama aktivitas, tepatnya di Kompleks Kantor KONI Pamekasan agar masyarakat bisa berolahraga panjat tebing bersama dan gratis, namun tetap menerapkan prokes Covid-19," ujar Wahyudi saat ditemui di Kantor KONI Pamekasan, Kamis (7/1/2021).
Dari pola rekreatif itu, pihaknya juga berharap nantinya bisa bisa muncul calon atlet usia dini. Nantinya, mereka akan dibina secara intensif oleh pelatih dan instruktur yang berkompeten. Tentunya, akan ada reward bagi setiap prestasi yang dipersembahkan untuk Pamekasan Hebat.
"Alhamdulillah, kami sudah banyak menjaring puluhan calon atlet usia dini dari program ini. Juga kami akan jalin kerja sama dengan guru olahraga di setiap sekolah untuk memperkenalkan olahraga panjat tebing di sini," tukasnya.











