Menurut Wali Kota Kediri, rumah yang bersih akan berpengaruh terhadap psikologi pemiliknya. Dengan rumah yang jauh lebih baik dan bersih, tentu penghuni rumahnya akan jauh lebih sehat.
“Ada beberapa barang yang masih nyumpel, ya nanti mudah-mudahan bisa bersih lagi. Tentu ini sangat membantu bagi Bu Sumirah, Mas Sugeng, dan Mbak Sri. Saya titipkan semua pada warga untuk saling mengingatkan terus hidup bersih dan hidup sehat. Rumah ini harus tetap dijaga. Rumah ini merupakan salah satu dari program Bedah Rumah Kota Kediri dan bagus sekali ini tempatnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Sosial Kota Kediri Triyono Kutut Purwanto mengatakan, keluarga Bu Sumirah sudah mendapat bantuan PKH dan sembako. Untuk bantuan lainnya, dinsos memberikan pendampingan kepada putri Bu Sumirah, yakni Sri Wilujeng. Untuk pendampingan kepada Sri Wilujeng, ke depan akan dibantu oleh psikolog.
“Kita akan berikan pendampingan untuk daya pikir dan daya ingatnya. Kita akan sambungkan dengan psikolog agar lebih baik lagi secara psikis. Meskipun saat ini Sri Wilujeng sudah lebih baik dari bulan Oktober lalu saat dikunjungi Pak Wali. Sekarang diajak bicara sudah lumayan bisa,” ujarnya.










